Nagori Sejahtera adalah salah satu bagian terkecil dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terletak di
Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berdasarkan pendapat para tokoh masyarakat Nagori Sejahtera sudah ada sejak Tahun 1999 dengan jumlah penduduk 2001 jiwa, yang dihuni oleh masyarakat suku batak simalungun. Namun dengan perkembangan transmigrasi yang terjadi Nagori sejahtera mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dalam jumlah penduduk, kini nagori sejahtera sudah memiliki penduduk kurang lebih 2233 jiwa dengan berbagai ragam suku diantaranya Jawa, Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Karo, Batak Mandailing, Padang dan Nias.
Kata “Nagori” adalah istilah dalam bahasa Simalungun yang digunakan untuk menyebut desa atau unit wilayah administratif terkecil di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Dalam konteks tradisional, Nagori juga merujuk pada komunitas atau kelompok masyarakat adat yang dipimpin oleh seorang Pangulu (kepala desa).
Nagori sejahtera dipimpin oleh seorang pangulu (Lambok Parulian Sidabutar)
Sekretaris Desa (Sutrisno Priyandi Sipayung), Kaur Keuangan (Lenny Erda Sinaga) Kaur Umum dan Perencanaan (Ruth Aryati Manihuruk) Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan ( Junita A R Purba) Kasi Pemerintahan (Haposan Siahaan).
Nagori biasanya terdiri atas beberapa dusun atau huta, yang dalam konsep budaya Simalungun adalah pemukiman-pemukiman kecil.
Wilayah nagori sejahtera di bagi menjadi 4 bagian yaitu Huta I dipimpin oleh Zulkifli Ginting, Huta II dipimpin oleh Polmer Lumbang Tobing, Huta III dipimpin oleh Herlusin Doli Simanjuntak, dan Huta IV dipimpin oleh Sech Verizon Haloho.
Kepadatan penduduk ditahun 2024 berjumlah kurang lebih 2.233 jiwa dari 656 Kepala Keluarga.
Komentar
Posting Komentar